Kerja keras, Tekun, Ulet, dan Teliti

Kerja keras

Tekun

Ulet

Teliti

Melakukan suatu pekerjaan dengan bersungguh-sungguh, gigih, bersemangat dan tidak menyia-nyiakan waktu.

Lawan kata kerja keras adalah malas, lemes dan lesu atau tidak bersemangat dan menyia-nyiakan waktu.

Tekun ialah melakukan suatu pekerjaan dengan rajin, giat, berpegang teguh pada pendirian, fokus, melakukan secara terus menerus.

 Lawan kata tekun ialah malas dan tidak fokus.

Ulet adalah melakukan sesuatu dengan kemauan keras, keinginan kuat, jika gagal tidak putus asa, dan pantang menyerah.

 Lawan kata ulet adalah putus asa, keinginannya kurang kuat, dan mudah menyerah.

Teliti ialah melakukan sesuatu dengan cermat, penuh perhitungan, berhati-hati, dan tidak tergesa-gesa.

 Lawan kata teliti ialah ceroboh dan tergesa-gesa.

ImageContoh perilaku dalam sehari-hari:

Kerja keras: Bu Aisyah bekerja menjual kue buatannya untuk membiayai sekolah anak-anaknya. Ia tidak pernah malu menawarkan kue kepada para tetangganya. Meski sinar matahari menyengat tubuhnya, ia selalu bersemangat hingga kuenya habis terjual.

Tekun: Fatimah rajin membaca buku meskipun ia tidak sedang menghadapi ujian sekolah. Setiap ada waktu luang, ia pasti membaca buku. Ia selalu fokus pada satu buku hingga ia memahami isinya. Jika ia sudah memahaminya atau telah mendapat jawaban dari apa yang ingin ia ketahui dari buku tersebut, maka ia segera mencari buku lain yang lebih menarik baginya.

Ulet: Usman memiliki keinginan yang sangat kuat untuk belajar di luar negeri. Setiap ada tes seleksi, ia pasti mengikutinya. Ia pernah dua kali gagal tes seleksi tapi ia tidak putus asa. Hingga akhirnya, ia lulus dan sekarang ia sedang kuliah di Universitas Al Azhar, Mesir.

Teliti: Umar anak yang pintar dan teliti. Ketika ujian, ia selalu membaca soal dengan hati-hati. Setelah memahami soal, ia menjawabnya dengan tenang dan tidak tergesa-gesa. Setelah semua soal dijawab, ia selalu memeriksa kembali soal dan jawabannya secara berulang-ulang hingga waktu ujian berakhir.    

Keterangan tentang bekerja keras, tekun, ulet, dan teliti:

Hadits Rosulullah SAW. dari Ibnu ‘Asakir: 

  (إِعْمَلْ لِدُنْيَاكَ كَأَنَّكَ تَعِيْشُ أَبَدًا وَاعْمَلْ لِآخِرَتِكَ كَأَنَّكَ تَمُوْتَ غَدًا (الحديث

“I’mal lidun-yaaka ka-annaka ta’iisyu abada, wa’mal li-aakhirotika ka-annaka tamuutu goda.”

Artinya: Berusahalah untuk kepentingan duniamu seolah-olah kamu akan hidup selamanya dan berusahalah untuk kepentingan akhiratmu seakan-akan kamu akan meninggal besok.

Hikmah bekerja keras, tekun, ulet, dan teliti, diantaranya:

  • Kita akan meraih hasil yang sangat baik jika kita berkerja keras, tekun, ulet, dan teliti.
  • Allah akan memberi pertolongan bagi orang yang mau bekerja keras.
  • Allah lebih menyukai orang-orang yang mau berusaha keras meskipun hasilnya belum baik daripada orang yang hasilnya lebih baik tapi diperolah dengan cara yang tidak disukai Allah.
  • Allah tidak akan merubah nasib seseorang hingga orang tersebut mau berusaha keras untuk merubah nasibnya sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s