Binatang Halal dan Haram

–     Pada dasarnya, semua binatang yang Allah ciptakan hukumnya halal untuk dimakan dan dimanfaatkan oleh manusia, kecuali jika ada dalil (Al Qur’an atau hadits) yang mengharamkannya. 

–     Binatang yang halal untuk dikonsumsi:Image

      a)   Binatang air

      Dalam surat Al Maidah, ayat 96, Allah menghalalkan binatang buruan di laut dan binatang yang berasal dari laut bagi manusia. Tapi, sebagian ulama mengharamkan binatang laut yang menyerupai binatang yang diharamkan. Seperti, babi laut dan anjing laut.

      b)   Binatang darat

      Dalam surat Al Maidah, ayat 1, Allah menjelaskan bahwa binatang ternak dihalalkan, kecuali beberapa binatang tertentu, seperti babi, anjing, dsb.

–     Binatang yang haram untuk dikonsumsi:

  • Babi, keledai, dan anjing.
  • Binatang yang disembelih bukan atas nama Allah.
  • Binatang yang bertaring. Misalnya, harimau, beruang, dan anjing.
  • Burung yang berkuku tajam. Misalnya, burung elang dan burung gagak.
  • Binatang yang diperintahkan untuk membunuhnya karena membahayakan atau merugikan manusia. Misalnya, ular, tikus, dsb.
  • Binatang yang dilarang untuk membunuhnya. Seperti, semut, tawon, burung hantu, dsb.
  • Binatang yang keadaannya menjijikan atau kotor. Sebagian ulama menyebutnya hasyarot. Misalnya, ulat, kutu, cacing, lintah, lalat, nyamuk, kumbang, dsb.
  • Binatang yang hidup di dua alam (amfibi). Contohnya, buaya, kodok, kura-kura, bekicot, dsb.

–     Setiap binatang yang diharamkan pasti mengandung sesuatu (zat) yang dapat membahayakan atau merugikan manusia. Karena itu, kita wajib menghindarinya.

–     Syarat sah penyembelihan binatang:

  • Penyembelih harus muslim.
  • Membaca bismillah sebelum menyembelih.
  • Hewan yang disembelih halal dan masih hidup.
  • Urat leher hewan yang disembelih harus putus hingga darahnya mengalir. Karena itu, jika menggunakan aliran listrik atau zat kimia (sekalipun sama-sama mematikan), maka hewannya menjadi haram.
  • Alat untuk menyembelih harus tajam.

–     Jika syarat di atas tidak terpenuhi, maka hewan sembelihan menjadi haram dimakan.

–     Manfaat memakan binatang yang halal:

  • Menyehatkan badan.
  • Meningkatkan kesucian jiwa.
  • Menghindarkan diri dari dosa.
  • Mendekatkan diri kepada Allah.
  • Menyebabkan diterimanya amal ibadah dan do’a.
  • Digolongkan menjadi orang yang taat dan sholeh.

–     Bahaya memakan binatang yang haram:

  • Menjauhkan diri dari rahmat Allah.
  • Berdosa dan mengotori kesucian jiwa.
  • Menyebabkan amal ibadah dan do’a ditolak.
  • Merusak kesehatan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s