Sejarah Ilmu Pengetahuan Islam

Ilmu pengetahuan dalam Islam berkembang pesat setelah wafatnya Rosulullah.

Yang mendasari berkembangnya  ilmu pengetahuan dalam Islam, salah satunya adalah perintah Allah untuk membaca dan belajar.

Perintah membaca dan belajar tercantum dalam wahyu yang pertama diturunkan, yaitu surat Al Alaq, ayat 1-5. “Iqro bismirobbikal ladzii kholaq…

Sebelum ada sekolah, umat Islam belajar melalui halaqoh.

Halaqoh adalah pertemuan berbentuk lingkaran yang bertujuan untuk mempelajari suatu ilmu.

Tempat halaqoh biasanya diadakan di masjid-masjid yang didirikan umat Islam.

Tahun 245 Hijriyah, di kota Fez, Maroko dibangun masjid besar yang digunakan bukan hanya untuk ibadah, tapi untuk menuntut berbagai ilmu. Pada akhirnya, masjid itu dikenal sebagai Universitas Qoirowan.

Puncak dari kemajuan ilmu pengetahuan Islam adalah pada masa Khalifah Harun Ar Rosyid dan putranya Al Makmun.

Pada masa itu, didirikan Lembaga Ilmu Pengetahuan, bernama Baitul Hikmah.

Di Baitul Hikmah, para ilmuwan muslim banyak menerjemahkan buku-buku berbahasa asing.

Berikut ini, para ilmuwan muslim dari berbagai bidang yang tercatat dalam sejarah:

KEDOKTERAN:Image

Ibnu Sina (Avicena), pada usia 17 tahun ia telah memamahi seluruh teori kedokteran. Ia membuat sebuah buku berjudul “Qonun fit Tib” (dasar-dasar ilmu kedokteran).

Ibnu Rusyd (Averus), karyanya berjudul “Al Kulliyyat”.

Ar Rozi (Rhazes), dokter pertama dalam pengobatan secara ilmu jiwa (psikiater/psikolog).

MATEMATIKA

Al Khawarizmi, peletak dasar ilmu Matematika yang disebut Aljabar. Ia juga yang menemukan angka nol. Karyanya berjudul “Al Jabru wal Muqobbala”. Karena itu, ia dikenal Bapak Aljabar.

Jamsyid Giatsuddin Al Kasyi, peletak dasar aritmatika (ilmu hitung). Buku karyanya berjudul “Makhtutu Miftahil Hisab”.

Sabit Al Hirany, seorang ahli matematika. Bukunya berjudul “Kitabul ‘Adad”.

Ibnu Haitsam, ahli matematika. Salah satu karyanya adalah “Ta’liqun fil Jabr”.

BIOLOGI

As Simay, ahli di bidang biologi terutama tentang tumbuhan dan pepohonan.

Ibnul Awwan, ahli di bidang pertanian.

Al Jahiz, ahli di bidang ilmu hewan.

SEJARAH / SOSIOLOGI

Al Qozwaini, ahli di bidang sejarah.

Al Biruni , ahli sejarah, perbedaan bulan, tahun, penanggalan, sebab, dan cara mengambil kesimpulan tentang perbedaan tersebut.

Ibnu Kholdun, ahli sejarah, sosiologi (politik), dan juga ekonomi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s