Iman kepada Allah Swt melalui Sifat-Nya

  1. Iman kepada Allah Imagemerupakan rukun iman ke satu.
  2. Orang yang percaya dan yakin adanya Allah disebut mukmin.
  3. Orang yang beragama Islam disebut muslim.
  4. Orang yang selalu merasa dilihat oleh Allah disebut muhsin.
  5. Cara untuk mengetahui dan menambah keyakinan kita tentang adanya Allah, diantaranya:

–       Meyakini sepenuh hati bahwa Allah itu benar-benar ada meskipun wujudnya tidak terlihat.

–       Mengamati dan merenungkan alam semesta termasuk manusia sendiri sebagai ciptaan Allah Yang Maha Dahsyat.

–       Membaca dan memahami Al Qur’an sebagai petunjuk untuk memahami segala hal tentang Allah baik secara wujud, sifat, maupun keberadaan-Nya.

  1. Allah memiliki 3 sifat pokok, yakni sifat wajib, sifat mustahil, dan sifat jaiz.
  2. Sifat wajib bagi Allah ialah sifat kesempurnaan yang pasti dimiliki oleh Allah.
  3. Sifat wajib berjumlah 13 tapi ada juga yang berpendapat 20.
  4. Sifat mustahil bagi Allah ialah sifat ketidaksempurnaan yang tidak mungkin dimiliki oleh Allah.
  5. Sifat mustahil merupakan kebalikan dari sifat wajib sehingga jumlahnya sama.
  6. Sifat jaiz ialah sifat yang mungkin/boleh dilakukan oleh Allah sesuai dengan kehendak-Nya.

 

  1. Di bawah ini, ayat-ayat  yang menjelaskan tentang sifat wajib Allah SWT:

 

Ayat Al Qur’an

Sifat Wajib

Arti

… ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ

Wujud

Ada

… هُوَ اْلأَوَّلُ وَ الآخِرُ …

Qidam

Terdahulu

… وَ يَبْقَى وَجْهُ رَبِّكَ …

Baqo

Kekal

… لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ …         … وَ لَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ …

Mukholafatuhu lil hawaditsi

Berbeda dengan makhluk-Nya

.. وَ لَمْ يَكُنْ لَهُ وَلِيٌّ مِنَ الذُّلِّ ..

Qiyamuhu bi nafsihi

Berdiri sendiri

… هُوَ اِلَهٌ وَاحِدٌ  …               … قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ

Wahdaniyah

Esa/satu

.. إِنَّ اللهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ ..

Qudroh

Berkuasa

… إِذَا أَرَادَ شَيْئًا  …

Irodah

Berkehendak

… وَ اللهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ   …

Ilmun

Mengetahui

… هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ  …

Hayyun

Hidup

…  وَ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ  …

Sama’

Mendengar

… إِنَّ اللهَ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ  …

Bashor

Melihat

… وَ كَلَّمَ اللهُ مُوْسَى تَكْلِيْمًا  …

Kalam

Berbicara/berfirman

Dan seterusnya.

 

  1. Sifat wajib dan sifat mustahil Allah beserta arti dan sikap (akhlak) yang seharusnya dimiliki.

 

NO

SIFAT WAJIB

SIFAT MUSTAHIL

SIKAP

1

Wujud

Adam (tidak ada)

Percaya dan yakin, seyakin-yakinnya dalam hati bahwa Allah itu ada.

2

Qidam

Huduts (baru)

Meyakini adanya Allah paling awal (terdahulu) dan tidak ada yang mendahului-Nya karena alam semesta ini ciptaan-Nya.

3

Baqo

Fana (hancur)

Mengakui bahwa manusia dan alam semesta ini akan hancur. Yang kekal hanyalah Allah. Karena itu, manusia tidak boleh sombong dan merasa hebat.

4

Mukholafatuhu lil hawaditsi

Mumatsalatuhu lil hawaditsi (sama dengan makhluk)

Jika ada makhluk yang mengakui dirinya sebagai tuhan yang harus disembah maka jangan dipercaya. Karena tidak akan pernah ada makhluk yang bisa menyerupai wujud, sifat, dan keberadaan Allah.

5

Qiyamuhu binafsihi

Ihtiyajuhu li ghoirihi (membutuhkan bantuan)

Manusia dianjurkan untuk hidup mandiri dan jangan menjadi beban bagi orang lain. Tapi pada saat tertentu, manusia juga harus saling menolong karena ia tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Hanya Allah yang dapat berdiri sendiri tanpa bantuan makhluk-Nya.

6

Wahdaniyah

Ta’addud (terbilang/lebih dari satu)

Meyakini sepenuh hati bahwa Allah Mahaesa. Jika manusia meyakini Allah lebih dari satu maka ia musyrik. Karena tidak ada tuhan selain Allah.

7

Qudroh

‘Ajzun (lemah)

Manusia harus menyadari bahwa dirinya lemah dan memiliki banyak kekurangan. Sedangkan Allah Maha Kuasa. Ia mampu melakukan apapun karena kekuasaannya tidak terbatas.

8

Irodah

Karohah (terpaksa)

Dalam berusaha, manusia harus memohon ridho Allah agar apa yang diusahakannya sesuai dengan kehendak Allah. Dan, jika Allah telah berkehendak untuk mengabulkan permohonan manusia, pasti hal itu akan terjadi karena tidak ada yang dapat menghalangi kehendak Allah.

9

Ilmun

Jahlun (bodoh)

Manusia wajib belajar sepanjang hayat karena ilmu yang dimilikinya sangatlah sedikit jika dibandingkan dengan ilmu Allah. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. Bahkan, apa yang terlintas dalam pikiran dan hati manusia, pasti Allah mengetahuinya.

10

Hayyun

Mautun (mati)

Pada saatnya nanti, manusia dan seluruh makhluk hidup akan mati, kecuali Allah. Karena itu, siapkanlah bekal amal sholeh sebanyak mungkin untuk kehidupan di akhirat nanti.

11

Sama’

Summun (tuli)

Manusia harus menjaga lisannya dari perkataan yang buruk dan menjaga pendengarannya dari hal-hal yang sia-sia karena Allah Maha Mendengar. Mengejek teman dan mendengar suara dan musik yang tidak bermanfaat atau pembicaraan rahasia orang lain hanya akan membuat Allah benci kepada kita.

12

Bashor

Umyun (buta)

Allah Maha Melihat. Karena itu, manusia harus menjaga segala perilakunya dari sikap tercela. Orang tua, teman, dan orang lain dapat kita bohongi, tapi Allah tidak bisa, karena Ia Maha Melihat segala apa yang kita lakukan.

13

Kalam

Bukmun (bisu)

Bukti bahwa Allah dapat berbicara ialah Al Qur’an. Al Qur’an adalah kalamulloh (firman Allah). Karena itu, kita harus senantiasa membaca, memahami, dan mengamalkan pesan yang ada dalam Al Qur’an.

 

  1. Jika kita ingin menjadi seorang mukmin sejati maka ita harus melakukan 3 hal, yakni:
    1. Meyakini dalam HATI dengan ikhlash bahwa tuhan kita adalah Allah.
    2. Mengucakan syahadat secara LISAN. (Asyhadu allaa ilaaha illallooh)
    3. Membuktikan iman kita dalam PERBUATAN. Dengan cara menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s