Menuntut Ilmu

  1. Menuntut ilmu artinya berusaha mendapatkan ilmu pengetahuan.Image
  2. Menuntut ilmu hukumnya wajib.
  3. Hadits/ayat al Qur’an tentang menuntut ilmu, diantaranya:
    1. Uthlubul ilma wa lau bish shiin. Artinya, tuntutlah ilmu walaupun harus ke negeri Cina.
    2. Tholabul ilmi fariidhotun ‘ala kulli muslimin wa muslimatin. Artinya, menuntut ilmu wajib bagi setiap muslim dan muslimah.
    3. Uthlubil ilma minal mahdi ilal lahdi. Artinya, tuntutlah ilmu sejak buaian (kecil) sampai ke liang lahat (meninggal).
    4. Khoirud dun-ya wal aakhirotu ma’al ilmi wa syarrud dun-ya wal aakhiroti ma’al jahli. Artinya, sebaik-baik dunia dan akhirat harus dengan ilmu dan sejelek-jelek dunia dan akhirat tanpa ilmu.
    5. Yarfa’illaahul ladziina aamanuu mingkum wal ladziina uutul ilma darojaat walloohu bi maa ta’maluuna khobiir (Al Mujadilah: 11). Artinya, Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang menuntut ilmu beberapa derajat dan Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan (QS. Al Mujadilah: 11).
  4. Kisah Ali RA. yang cerdas:

Ketika Rosululloh SAW berkumpul bersama para sahabat, beliau bertanya, “Maukah kalian aku beritahukan mengenai amal perbuatan para pahlawan?” Para sahabat balik bertanya, “Wahai Rosululloh, apakah amal perbuatan para pahlawan itu?” Rosulullah menjawab, “Yaitu mencari ilmu karena sesungguhnya ilmu itu cahaya bagi orang mukmin di dunia dan akhirat. Aku adalah gudang ilmu, sedangkan Ali RA adalah pintunya.”

Mendengar perkataan tersebut, kaum Khawarij iri kepada Ali. Mereka berencana untuk menguji Ali. 10 orang dari mereka sepakat untuk bertanya kepada Ali tentang masalah yang sama tapi di tempat dan waktu yang berbeda. Pertanyaannya, “manakah yang lebih utama, ilmu atau harta?”

Ali menjawab:

1)      Ilmu adalah warisan para nabi, sedangkan harta adalah warisan Qorun, Fir’aun, dan sebagainya. Jadi, ilmu lebih utama dari harta.

2)      Ilmu lebih utama dari harta karena ilmu akan menjaga pemiliknya, sedangkan harta harus dijaga oleh pemiliknya.

3)      Ilmu lebih utama karena pemilik ilmu mempunyai banyak teman, sedangkan pemilik harta mempunyai banyak musuh.

4)      Harta jika dibelanjakan akan berkurang, tapi ilmu jika diberikan tidak akan habis, malah akan menambah pemahaman dan pahala.

5)      Pemilik harta akan dihisab lebih lama di hari Kiamat, sedangkan pemilik ilmu akan mendapat syafaat (pertolongan) dari ilmu yang dimilikinya.

6)      Harta akan rusak seiring berjalannya waktu, sedangkan ilmu tidak akan rusak.

7)      Harta dapat membuat hati keras, sedangkan ilmu dapat menjadi pelita hati.

8)      Dan seterusnya, sampai 10 orang itu merasa puas dengan jawaban Ali RA.

Selanjutnya, Ali berkata, “seandainya mereka masih bertanya lagi tentang masalah itu, tentu aku akan menjawabnya dengan jawaban lain selama aku masih hidup.”

Akhirnya, mereka mengakui ketinggian dan keluasan ilmu yang dimiliki Ali. Lalu, mereka semua menyatakan diri masuk Islam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s