Perjuangan Nabi Muhammad SAW di Madinah

SEJARAH PERJUANGAN NABI MUHAMMAD SAW DI MADINAH

  • Setelah hijrah, Nabi Muhammad SAW segera melakukan berbagai strategi untuk membangun masyarakat di Madinah dan memperkuat kekuatan Islam.
  • Selain dalam hal keimanan, Rosulullah berusaha membangun sistem ekonomi Islam.
  •  Prinsip dasar sistem ekonomi Islam, diantaranya:

1. Kebebasan individu

Setiap orang bebas melakukan transaksi jual beli apapun selain hal-hal yang diharamkan. Selain itu, tidak ada lagi manusia yang diperjual belikan karena perbudakan sangat bertentangan dengan Islam.

2. Hak terhadap harta

Setiap orang berhak memanfaatkan hartanya untuk kepentingan pribadi tanpa ada rasa takut diambil atau dirampas oleh orang lain. Selain itu, seseorang tidak boleh menggunakan harta orang lain tanpa seijin pemiliknya.

3. Ketidaksamaan ekonomi dalam batas yang wajar

Setiap orang berhak memiliki harta dalam jumlah yang berbeda asal masih dalam batas yang sewajarnya sehingga tidak menimbulkan kecemburuan sosial.

4. Kesamaan sosial

Setiap orang dipandang sama/sederajat sehingga hak dan kewajibannya pun sama. Tidak ada pembedaan antara rakyat kecil dengan pejabat.

5. Larangan menumpuk kekayaan

6. Kesejahteraan individu dan masyarakat, dan sebagainya.

 

  • 3 (tiga) pembangunan yang segera Rosul lakukan di Madinah, yakni:

1. Membangun masjid

Nabi Muhammad SAW bersama umat Islam membangun Masjid Nabawi sebagai sarana untuk beribadah, bermusyawarah, bersilaturahim, dan sebagainya.

2. Membangun silaturahim antar umat Islam

Dengan adanya masjid, Nabi Muhammad SAW berusaha lebih mempererat persaudaraan antar sesama muslim, yakni antara kaum Muhajirin dan kaum Anshor.

3. Membangun persaudaraan  antara umat Islam dengan non muslim.

Nabi Muhammad SAW pun menjalin hubungan yang baik antara umat Islam dengan umat non muslim (Yahudi dan Nasrani) yang ada di Madinah. Beliau berhasil membuat perjanjian/kesepakatan antar umat Islam dengan non muslim. Perjanjian itu disebut Piagam Madinah. Isi Piagam Madinah diantaranya saling menghormati, menghargai, dan menjaga perdamaian antar umat, serta bekerja sama menjaga keamanan kota Madinah dari serangan masyarakat di luar Madinah. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s